Monthly Archives: Agustus 2010

Banjir Di Enrekang

Beberapa hari terakhir hujan di Enrekang terbilang deras. Rabu pagi sampai malam hujan mengguyur dengan lebat dan  air sungai Mata Allo yang membelah kota semakin naik dan deras. Ba’da shalat magrip dan isya’ melalui loudspeaker di beberapa masjid di Kota Enrekang diumumkan agar masyarakat waspada dengan datangnya banjir. Hal tersebut patut dilakukan mengingat banjir terjadi tiap tahunnya di Enrekang.


Banjir besar terparah terjadi pada 1987 yang menelan satu korban jiwa lalu tahun 2005 dan 2007.Pada tahun 2007, tepatnya Rabu dini hari, 11 April kurang lebih 3 tahun berlalu, meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah perkantoran serta sekolah-sekolah  terendam banjir, seperti dinas pendidikan, dinas perindustrian dan perekonomian daerah, kantor pariwisata, dinas pertamanan dan kebersihan, kantor kejaksaan, kantor pos, badan kependudukan dan keluarga berencana, SMAN 1, SMK PGRI, SDN 41, SDN 172 dan sejumlah sekolah dasar lainnya. Kawasan yang paling parah terendam banjir adalah pasar sentral Enrekang dan kantor dinas pendidikan. Genangan air di kawasan ini mencapai ketinggian 3 meter lebih.  Jumlah Kepala Keluarga yang menjadi korban banjir saat itu kurang lebih 1.500 KK. Akibat banjir tersebut arus lalulintas di jalan provinsi Kota Enrekang, lumpuh total selama kurang lebih 8 jam, bersamaan dengan perayaan hari pers nasional di Enrekang.


Banjir tahun 2010 tidak sebesar tahun 2007, setelah pemerintah melakukan revitalisasi ulang sungai saddang sehingga banjir tidak berakibat yang lebih buruk, namun demikian beberapa sekolah yang berada di dataran rendah terendam juga dan beberapa kawasan lainnya.

Puncak banjir kamis dini hari  dan berangsur surut saat matahari semakin tinggi dan aktivitas warga kembali normal termasuk beberapa pertandingan olahraga dan seni dalam  Porseni Pelajar tingkat SMP/M.Ts dan SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Enrekang.

Pada foto 1 nampak aliran air pada sungai Mata Allo yang sudah menyentuh bibir tanggul bagian atas. Dan sungai Mata Allo akan meluap kalau alirannya terhalang oleh banjirnya sungai Saddang. Pada foto 2  tumpahan air sungai Mata Allo di jalan Pancaitana Bungawalie, tepatnya di belakang Pesantren Modern Darul Falah Enrekang. Sedangkan foto 3 banjir yang menggenangi jalan Pancaitana Bungawalie di depan Kantor Dinas Dikpora.

Derasnya arus air, dipantau dari jalanan belakang BRI Cabang Enrekang. Nampak dikejauhan SDN 172 Enrekang dan Hotel Bumi Raya.

Iklan

Porseni Pelajar Kab. Enrekang 2010

Sebanyak 56 sekolah madrasah berpartisipasi mengikuti Porseni Pelajar  Tingkat SMP/M.Ts dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Enrekang yang dibuka sore tadi. Luar biasa, karena baru pertama kali diadakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia sehingga sekolah/madrasah yang jauh dari kota Enrekang harus menginap bahkan ada kontingen yang mengontrak rumah untuk satu pekan !

Defile Kontingen diawali barisan Drumband dari Pesantren Modern Darul Falah Enrekang.  Pesantren Modern Darul Falah Enrekang merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang memiliki fasilitas drumband, bahkan termasuk  pilihan kegiatan ekstrakurikuler bagi santri di Pondok ini. Diikuti oleh para santriwati dengan bendera merah putih sebagai penggembira menjadikan acara pembukaan Porseni Pelajar 2010 lebih hidup karena selama kontingen dari berbagai sekolah/madrasah berjalan iringan drumband  setia mengiringi dari sudut lapangan.

Silaturahmi, persahabatan dan memupuk jiwa sportivitas menjadi slogan utama dari berbagai sekolah.  Berbaur sekolah dari puncak gunung, tengah kota dan dari tepi sungai yang kesemuanya akan membuktikan yang terbaik melalui sebuah pertandingan.

Sepak Takraw, sebuah cabang olahraga yang mungkin sangat lekat dengan kehidupan masyarakat sulawesi selatan. terutama di daerah pedesaan. Dengan daerah yang didominiasi pegunungan dengan banyaknya rotan yang tumbuh, bola takraw bukanlah barang mahal. Inilah cabang olahraga yang nanti saya merantau ke sulawesi baru saya lihat.

Dibuka secara resmi oleh Bapak Wakil Bupati Enrekang, pertandingan demi pertandingan akan dimulai esok hari dan disinilah wadah unjuk  kekuatan ; kekuatan koordinasi, kekuatan strategi, kekuatan mental sportivitas dan menumbuhkan persaudaraan persahabatan antar siswa, santri, dan guru serta masyarakat termasuk lingkungannya.

Selamat Bertanding Para Siswa dan Santri !